7 Gaya Kepemimpinan yang Harus Pekerja Kenali!

Freelancers
7 Gaya Kepemimpinan yang Harus Pekerja Kenali!

7 Gaya Kepemimpinan yang Harus Pekerja Kenali!

Dalam dunia kerja, kepemimpinan memiliki peran penting untuk mendorong kesuksesan individu dan organisasi. Gaya kepemimpinan yang tepat tentunya membawa dampak positif pada produktivitas, motivasi, bahkan kepuasan kerja.

Jika kamu seorang pekerja, maka penting bagi kamu untuk paham berbagai gaya kepemimpinan yang ada. Dalam artikel ini, Rumah Freelancer sudah merangkum berbagai bahasan tentang gaya leadership yang harus kamu tahu. Let’s check the article out, guys!

Pentingnya Mengenal Gaya Kepemimpinan untuk Pekerja

Gaya Kepemimpinan
Image by storyset on Freepik

Ada beberapa alasan penting mengapa kamu harus mengetahui berbagai gaya kepemimpinan sebagai pekerja:

Beradaptasi dengan Atasan

Setiap pemimpin punya gaya leadership yang berbeda. Dengan mengetahui gaya seperti apa yang atasan kamu miliki, maka kamu dapat dengan mudah beradaptasi dan bekerja secara efektif dengan mereka.

Mengembangkan Leadership Skill

Selain itu, kamu juga dapat mengenali potensi kepemimpinan dalam diri kamu dengan memahami berbagai macam gaya kepemimpinan. Kamu pun dapat mengembangkan leadership skill dengan memahami karakteristik maupun kelebihan masing-masing gaya leadership. Hal ini tentunya membuka peluang untuk pertumbuhan karir kamu yang lebih baik.

Meningkatkan Komunikasi dan Kolaborasi

Ketika kamu sudah memahami karakteristik atasan kamu, maka kamu dapat berkomunikasi dengan cara yang lebih efektif, menghindari konflik yang tidak perlu, bahkan dapat membangun hubungan yang lebih kuat.

Meningkatkan Produktivitas

Terakhir, memahami gaya leadership akan membuat kamu lebih mengerti bagaimana harus bersikap atau bahkan mentolerir sikap pimpinan yang kurang sesuai dengan kamu. Dengan begini, kamu dapat bekerja dengan lebih baik sehingga meningkatkan produktivitas kamu.

Selain itu, kamu juga semakin paham gaya pimpinan atau atasan seperti apa yang bisa membuat kamu betah untuk bekerja. Ketika kamu bekerja di bawah kepemimpinan yang efektid dan sesuai, maka kamu juga akan semakin termotivasi dan lebih berkontribusi pada perusahaan.

Baca Juga: Work from Cafe: 5 Tips Sukses untuk Freelancer

7 Gaya Kepemimpinan yang Harus Pekerja Kenali

Gaya Kepemimpinan
Photo by Hunters Race on Unsplash

1. Otoriter

Pemimpin dengan gaya ini biasanya memiliki tingkat kontrol yang tinggi. Mereka juga sering mengambil keputusan sendiri tanpa melibatkan anggota tim. Pemimpin seperti ini juga umumnya memberikan instruksi yang jelas dan menetapkan target yang spesifik.

Gaya leadership ini memang sering dipandang buruk dan sudah tidak relevan lagi di era ini. Meskipun begitu, pemimpin dengan gaya seperti ini terkadang masih dapat kamu temui.

2. Demokratis

Dalam gaya leadership ini, pemimpin mengajak partisipasi dan masukan dari anggota tim dalam pengambilan keputusan. Mereka juga memfasilitasi diskusi dan mendengarkan pendapat tim sebelum mencapai keputusan. Pemimpin yang demokratis dapat dengan mudah mendorong kerja sama dan kolaborasi.

3. Transaksional

Gaya kepemimpinan transaksional melibatkan pemberian insentif atau reward untuk memotivasi anggota tim. Pemimpin seperti ini biasanya akan menetapkan target kinerja karyawannya dan memberikan penghargaan kepada mereka yang berhasil mencapai target tersebut.

Pendekatan seperti ini memang sangat efektif, khususnya untuk mencapai tujuan jangka pendek dan membangun semangat untuk karyawan.

4. Transformasional

Sesuai dengan namanya, pemimpin yang menganut nilai transformasional mendorong karyawan dan timnya untuk tumbuh dan berkembang. Mereka senang memberikan inspirasi, membangun hubungan emosional, serta mengomunikasikan visi yang kuat kepada tim.

Salah satu tokoh terkenal yang disebut-sebut menganut gaya leadership ini adalah Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX. Ia memiliki visi yang kuat dan terkenal sering menginspirasi timnya untuk mencapai inovasi yang luar biasa.

5. Gaya Kepemimpinan Laissez-faire

“Laussez-faire” merupakan istilah dari bahasa Prancis yang berarti “biarkanlah berjalan”. Dalam konteks kepemimpinan, laissez-faire merujuk pada gaya kepemimpinan yang memberikan kebebasan atau otonomi tinggi. Pemimpin dengan gaya ini mempercayai dan memberikan tanggung jawab penuh kepada anggota tim.

Gaya satu ini cocok untuk tim yang mandiri, terampil, dan berpengalaman. Pemimpin seperti ini juga mampu mengembangkan kreativitas dan inisiatif pada anggota timnya.

6. Situasional

Berbeda dengan gaya-gaya kepemimpinan sebelumnya, pemimpin dengan gaya situasional dapat berubah antara gaya otoriter, demokratis, atau transaksional tergantung pada situasinya.

Contohnya, jika tim sedang menghadapi deadline, maka pemimpin situasional akan menjadi lebih otoriter untuk memastikan pekerjaan dapat selesai tepat waktu. Namun, ketika harus mengambil keputusan kolektif, maka si pemimpin akan menjadi lebih demokratis.

7. Gaya Kepemimpinan Pelayanan

Terakhir adalah gaya leadership yang fokus pada pelayanan. Pemimpin seperti ini menunjukkan sikap mendengarkan, menghargai, dan membantu anggota tim mencapai tujuan mereka. Dengan kata lain, mereka bertindak sebagai mentor dan fasilitator para karyawannya.

Hanun Asyifa

Author Since: 4 July 2022

Leave Your Comment

id_ID