8 Keahlian yang Dibutuhkan bagi Digital Marketer

Freelancers

8 Keahlian yang Dibutuhkan bagi Digital Marketer

Digital Marketer adalah salah satu profesi yang booming dalam beberapa tahun terakhir. Semenjak pandemi Covid-19, kebutuhan akan digital marketer semakin tinggi karena sekarang banyak perusahaan dan brand yang menjual produk mereka secara online.

Mengutip dari bitlabs.id, para digital marketers berkutat dalam berbagai bidang seperti produksi konten, pengelolaan iklan online, optimasi website hingga pengelolaan media sosial. Maka dari itu, untuk menjadi digital marketer yang andal, maka sebaiknya kamu menguasai beberapa keahliahan sebagai berikut.

1. Copywriting

Copywriting itu tidak sekedar membuat tulisan untuk promosi saja. Keahlian copywriting membuatmu bisa mengubah bahasa bisnis yang teknis ke bahasa yang mudah dipahami konsumen.

Kamu harus bisa menarik perhatian dan memengaruhi calon pembeli dan membuat mereka tertarik dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Selain itu, untuk menguasai copywriting, kamu harus bisa berkomunikasi dengan konsumen.

Bentuk copywriting beraneka ragam, mulai dari artikel di website, postingan di media sosial, promosi lewat email, iklan di website dan sebagainya.

2. Social Media Marketing

©pexel.com

Kita semua sudah tahu bahwa penjualan di media sosial semakin meningkat. Selain karena masyarakat mudah mengaksesnya, media sosial memungkinkan digital marketer untuk membangun pengikut brand, menjangkau konsumen maupun calon konsumen dengan luas hingga membuat konten yang sesuai dengan minat mereka. Maka dari itu para digital marketers wajib menguasai keahlian social media marketing.

Setiap platform media sosial itu memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, Digital marketer harus dapat menentukan jenis media sosial apa yang paling sesuai dengan brand.

3. Search Engine Optimization (SEO)

digital marketer
©pexel.com

SEO selalu menjadi topik dalam pembicaraan mengenai digital marketing. SEO ini adalah salah satu elemen yang penting. Secara singkat, SEO adalah teknik yang mengupayakan optimasi website agar mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian search engine.

Nah, maka dari itu, para digital marketers harus jago dalam teknik SEO ini dan paham tentang berbagai keywords yang SEO-friendly. Dengan begini, maka akan lebih banyak orang yang mengunjungi website.

4. Project Management

Digital marketing butuh koordinasi yang baik agar dapat berjalan secara efektik. Digital marketer harus bisa menyusun strategi dengan baik dan terukur. Selain itu, proyek digital marketing itu akan melibatkan banyak orang atau pihak.

So, keahlian dalam project management sangat dibutuhkan untuk memastikan proyek dapat berjalan dengan baik dan tidak berhenti di jalan. Jangan sampai kurangnya koordinasi atau pengelolaan dana yang buruk membuat seluruh kerja jadi sia-sia.

5. Marketing Automation and Technology

Tidak hanya orang, digital marketing itu juga membutuhkan berbagai tools yang dapat membantu mengoptimalkan strategi marketing yang sedang berjalan. Para digital marketers harus paham tentang tools ini, apa saja yang fitur yang ada di dalamnya dan bagaimana cara kerjanya.

Sebagai contoh, platform seperti HubSpot, Marketo dan Mailchimp dapat membantumu mengubah pengunjung website menjadi pelanggan. Tools ini juga mampu melacak aktivitas pembeli sehingga digital marketer paham kanal apa yang paling efektif dalam penjualan.

6. Audience Building

Audience building berguna untuk memikat target konsumen ke brand dan menjaga agar mereka setia. Kanal yang digunakan dalam proses audience building ini bermacam-macam dari email hingga media sosial.

Selalu ingat tiga dasar atau fondasi dalam audience building yaitu memahami konsumen, membuat konten yang menarik perhatian konsumen dan bangun engagement dengan konsumen.

7. Data Analysis

Keahlian analisis data akan membantu digital marketers untuk memberikan gambaran objektif tentang seberapa besar efektivitas pemasaran yang akan, sedang dan sudah berjalan.

Contoh dari data yang dapat dianalisis yaitu interaksi antara konsumen dengan brand di berbagai platform. Penyedia tools analisis seperti Google dapat menjadi permulaan.

8. Conversion Rate Optimization (CRO)

Selain optimasi konten, presentase orang yang berhasil berubah menjadi pelanggan atau conversion rate itu juga harus dioptimasi, loh! Optimasi conversion rate dapat dilakukan mulai dari membuat isi pesan yang tepat, konten yang relevan dan UX yang nyaman.

Itu dia delapan keahlian yang setidaknya penting untuk kamu pelajari sebagai digital marketer.  Bersiaplah untuk membuat gebrakan dalam branding, dengan menguasai sederetan keahlian tersebut.

Baca juga: Kiat-kiat Mengatur Keuangan dengan Metode 50/30/20

Admin

Author Since: 27 June 2022

Leave Your Comment

id_ID