Apa itu Freelance? Dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Freelancers

Apa itu Freelance? Dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Kamu pasti sudah tidak asing mendengar kata freelance atau freelancer. Atau mungkin sebagian dari kamu memiliki keinginan untuk bekerja secara freelance. 

Freelance atau dalam bahasa Indonesia berarti pekerja lepas merupakan pekerjaan yang tidak terikat dengan perusahaan manapun. 

Freelance dapat dilakukan oleh siapa saja yang memiliki waktu luang dan keahlian pada bidang tertentu. Pekerjaan freelance sekarang dapat menjadi pilihan karir dengan penghasilan yang cukup menjanjikan. 

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai pengertian freelance dan bagaimana cara kerjanya. 

Pengertian Freelance

1. Tidak Terikat Kontrak dengan Perusahaan

Bekerja secara freelance berarti bekerja yang tidak terikat dengan perusahaan manapun. Pekerjaan freelance biasanya memiliki jangka waktu yang pendek. 

Pekerjaan freelance memungkinkan untuk kamu bekerja pada beberapa perusahaan atau orang secara sekaligus. Hal tersebut memudahkan kamu untuk bersikap fleksibel dalam memilih perusahaan atau klien yang akan kamu ajak kerjasama.

Kamu pun tidak akan terkena lay off, jika perusahaan sedang mengalami penurunan atau menuju kebangkrutan. Karena kamu hanya mengerjakan pekerjaan pada saat itu saja. Pada saat proyek selesai, maka selesai pula kontrak dengan perusahaan tersebut. 

2. Dibayar Berdasarkan Banyaknya Pekerjaan 

Pekerja freelance atau biasa disebut freelancer dibayar sesuai dengan jumlah pekerjaan yang diselesaikan. Freelancer tidak dibayar rutin per bulan dengan besaran yang sama. 

Bahkan beberapa freelancer memiliki kesepakatan dengan kliennya untuk dibayar di muka sebelum pekerjaan selesai. 

Akan tetapi para pekerja freelance tidak mendapatkan tunjangan-tunjangan dari perusahaan. Seperti tunjangan asuransi kesehatan maupun tunjangan hari raya (THR). 

Menjadi seorang freelancer harus pintar dalam mengurus keuangan dan waktu. Sebab, penghasilan setiap bulan tidak selalu tetap. Manajemen waktu pun sangat penting jika mengambil banyak proyek. Proyek harus tetap selesai tepat waktu. 

3. Dapat Memilih Pekerjaan yang Sesuai dengan Keinginannya

Nah, ini juga yang menjadi kelebihan bekerja freelance. Karena tidak terikat kontrak dengan suatu perusahaan, maka para freelancer dapat memilih pekerjaan atau proyek yang ingin dikerjakannya. 

Kalau misal nih kalian lagi mager hari itu tapi tiba-tiba ada tawaran proyek, yaudah kalian punya pilihan buat nggak ambil proyek itu~

Kalau misal jadi budak korporat yang terikat suatu perusahaan ‘kan nggak bisa ya kayak gitu, kerja! Kerja! Kerja!

Gimana? Udah tertarik belum nih jadi freelancer? Cus langsung daftar aja di sini~

Cara Kerja Freelance

Sebenarnya cara kerja freelance sangatlah mudah. Berikut penjelasan bagaimana cara kerja freelance. 

1. Mencari Website Kerja Freelance

Hal pertama yang paling mudah yang dapat kamu lakukan untuk memulai kerja freelance adalah mencari website freelance yang dapat mempertemukan kamu dengan klien. 

Kamu dapat memulai untuk mendaftar menjadi freelancer di website rumah freelancer. Keuntungan mendaftar di website khusus freelance adalah kemungkinan untuk bertemu klien semakin besar karena nama kita terpajang di website tersebut. Klien pun mencari pekerja freelance biasanya melalui website. 

2. Lengkapi Profil 

Selanjutnya tidak cukup hanya mendaftar saja, kamu juga harus melengkapi profil mu. Jasa apa saja yang kamu sediakan dan jelaskan apa yang bisa kamu lakukan. Jangan lupa untuk sebutkan rate card mu! Agar klien dapat memilih freelancer sesuai dengan budget yang sudah tersedia.

3. Bangun Personal Branding 

Nah membangun personal branding dapat kamu lakukan di media sosial mu. Entah itu di Instagram, Twitter, maupun LinkedIn. 

Kamu dapat menyebarluaskan portofolio mu di media sosial. Lalu ceritakan berbagai pengalaman bekerja ataupun kursus yang dapat menunjang karir mu ke depannya. 

Baca terkait personal branding lebih lanjut di sini

4. Deal dengan Klien 

Setelah kamu melakukan 3 hal di atas dengan baik, klien bisa saja menghubungimu dan menanyakan terkait kesiapanmu akan proyek yang diberikan. Diskusikan berbagai hal dari mulai penjelasan tugas secara rinci, rate card yang kamu tawarkan, serta deadline dan hasil pencapaian dari proyek yang diberikan. 

Make a deal! 

5. Do your assignment! Do Your Best!

Setelah deal dengan klien, lalu lakukan tugas sesuai dengan instruksi. Lakukan yang terbaik, agar klien merasa puas dan melakukan repeat order atas jasamu.

Beberapa klien terkadang memberikan revisi atas hasil dari pekerjaanmu. Kamu dapat memberikan batas revisi kepada klien. Setelah semua selesai, dapatkan bayaranmu!

Baca Juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan oleh Freelancer Pemula!

Itulah pengertian freelancer dan bagaimana cara kerja freelance. 

Rizqa Munadiyah

Author Since: 27 June 2022

Leave Your Comment

id_ID