Demotivasi Kerja: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Freelancers
Demotivasi Kerja: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Demotivasi Kerja: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Setiap pekerja pasti pernah merasakan kurang semangat saat bekerja, entah karena masalah pribadi, lingkungan kerja yang tidak nyaman, atau bahkan tuntutan kerja yang terlalu tinggi. Jika perasaan seperti itu terus berlanjut dan berdampak pada kinerja, maka bisa jadi itu adalah gejala dari demotivasi kerja.

Apa itu Demotivasi Kerja?

Demotivasi kerja adalah kondisi di mana seseorang kehilangan semangat, motivasi, dan antusiasme dalam bekerja. Kondisi ini dapat terjadi secara tiba-tiba atau bertahap dan bisa memengaruhi kinerja atau produktivitas.

Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, baik itu pegawai kantor, pekerja lapangan, atau bahkan freelancer.

Penyebab-Penyebab Demotivasi Kerja

Demotivasi kerja bisa dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Berikut adalah beberapa penyebab demotivasi kerja yang umumnya pekerja alami:

1. Kurangnya Motivasi Diri

Motivasi diri atau intrinsik adalah motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang, seperti rasa bangga dengan pekerjaan yang telah dilakukan atau kepuasan atas hasil kerja yang telah dicapai. 

Kurangnya motivasi intrinsik dapat membuat seseorang merasa bosan, tidak bersemangat, dan tidak ingin terlibat dalam pekerjaannya.

2. Tuntutan Kerja yang Terlalu Tinggi

Tuntutan kerja yang terlalu tinggi juga dapat membuat pekera merasa tertekan. Hal ini bisa memicu demotivasi kerja, terutama bila tuntutan tersebut tidak realistis atau tidak dapat dipenuhi dalam waktu yang wajar.

3. Lingkungan Kerja yang Tidak Nyaman

Lingkungan kerja yang tidak nyaman atau toxic, seperti konflik dengan rekan kerja atau ketidakcocokan dengan atasan, dapat membuat pekerja merasa tidak nyaman dan kurang semangat dalam bekerja.

4. Kurangnya Penghargaan

Kurangnya pengakuan atau penghargaan dari atasan atau rekan kerja dapat membuat seseorang merasa tidak dihargai dan kurang termotivasi dalam bekerja.

Tidak hanya itu, gaji yang tidak sesuai ekspektasi atau tidak sebanding dengan jumlah pekerjaan juga sangat berpengaruh terhadap semangat kerja seseorang.

5. Masalah Pribadi

Masalah pribadi seperti masalah keluarga atau masalah kesehatan pun dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang. Kondisi ini pada akhirnya berdampak pada motivasi dan semangat kerja.

Baca Juga: 5 Tool Google Gratis untuk Digital Marketing

5 Cara Mengatasi Demotivasi Kerja

Meskipun tidak instan, namun ada beberapa yang dapat kita lakukan untuk mengatasi demotivasi kerja. Berikut ada cara-caranya:

1. Menetapkan Tujuan

Menetapkan tujuan kerja yang jelas dan spesifik sangat membantu meningkatkan motivasi kerja. Dengan mengetahui apa yang ingin dicapai, kita dapat memfokuskan perhatian pada tujuan tersebut dan merasa terdorong untuk mencapainya.

2. Mengelola Waktu dengan Baik

Mengelola waktu dengan baik dapat membantu mengurangi tekanan dan stres dalam pekerjaan. Dengan merencanakan dan mengatur waktu dengan baik, kita dapat menyelesaikan tugas dengan lebih efisien dan efektif.

3. Meningkatkan Skill

Cara selanjutnya untuk mengatasi demotivasi kerja adalah dengan meningkatkan skill yang telah ada atau mengembangkan skill baru. Hal ini dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi dalam bekerja. 

Seseorang akan merasa lebih termotivasi untuk bekerja bila merasa memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyelesaikan tugas.

4. Mengembangkan Hobi

Memiliki hobi dapat memberikan ruang pribadi dan waktu untuk melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan yang monoton. Hal ini dapat membantu mengurangi stres dan kejenuhan dalam bekerja sehingga kita bisa kembali terpacu untuk menyelesaikan pekerjaan.

5. Meminta Bantuan dan Dukungan

Meminta bantuan dan dukungan dari rekan kerja atau atasan dapat membantu mengurangi tekanan dan stres dalam pekerjaan. Seseorang akan merasa lebih termotivasi bila merasa didukung dan dihargai oleh orang lain dalam lingkungan kerjanya.

So, jangan pernah takut untuk meminta bantuan ketika kamu sedang kesulitan, ya!

6. Menjaga Work-Life Balance

Cara terakhir mengatasi demotivasi kerja adalah dengan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work-life balance.

Hal ini sangat membantu mengurangi stres dan tekanan dalam pekerjaan. Kita tentu akan merasa lebih termotivasi bila memiliki kehidupan pribadi yang seimbang dan bahagia.

Hanun Asyifa

Author Since: 4 July 2022

Leave Your Comment

id_ID