Interpreter: Definisi, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan

Freelancers
Interpreter: Definisi, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan

Interpreter: Definisi, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan

Profesi interpreter merupakan salah satu profesi penting dalam berbagai industri, seperti bisnis, hukum, bahkan politik. Dalam dunia yang semakin terhubung ini, interpreter beperan penting dalam memfasilitasi komunikasi antara individu atau kelompok yang berbicara dengan bahasa yang berbeda.

Dalam artikel ini, Rumah Freelancer akan membahas tentang definisi, tugas dan tanggung jawab, serta skill apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang interpreter. Let’s check it out, guys!

Apa itu Interpreter?

Interpreter
Image by storyset on Freepik

Secara umum, interpreter adalah seorang profesional yang bertugas menerjemahkan dari satu bahasa ke bahasa lain secara lisan dan langsung. Biasanya, orang dengan profesi ini harus berada langsung di tengah-tengah percakapan yang melibatkan individu atau kelompok yang tidak bisa mengerti satu sama lain.

Dengan kata lain, interpreter bertindak sebagai perantara dan mengubah pesan dari bahasa sumber ke bahas target agar semua pihak bisa saling mengerti.

Tugas dan Tanggung Jawab Interpreter

Interpreter biasanya dibutuhkan dalam berbagai situasi komunikasi, seperti pertemuan bisnis, konferensi internasional, pertemuan diplomatik, dan lain sebagainya. Ada beberapa tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan, yaitu:

1. Menerjemahkan Secara Langsung

Interpreter harus mampu menerjemahkan percakapan secara langsung dari bahas sumber ke bahasa target. Maka dari itu, mereka harus bisa menangkap pesan atau informasi dengan cepat.

2. Memahami Konteks Komunikasi

Orang dengan profesi ini juga bertugas untuk memahami konteks dan tujuan dari komunikasi yang sedang berlangsung. Beberapa konteks tersebut meliputi gaya berbicara, perbedaan budaya dan nilai, serta norma yang berlaku di masing-masing daerah asal.

3. Mempertahankan Nada dan Gaya Berbicara

Interpreters juga harus mempertahankan nuansa, intonasi, dan gaya berbicara pembicara asli. Hal ini akan membuat mereka menjaga kesesuaian komunikasi dan memastikan pesan atau informasi tersampaikan dengan utuh.

4. Mengelola Situasi Kompleks

Percakapan yang melibatkan dua individu/kelompok yang berasal dari daerah atau negara berbeda terkadang tidak luput dari kesalahpahaman. Jadi, interpreter harus bisa menangani berbagai situasi kompleks yang mungkin terjadi dalam pembicaraan.

5. Menjaga Kerahasiaan dan Etika

Tak jarang interpreter dibutuhkan dalam diskusi politik atau bisnis yang bersifat rahasia. Maka, mereka harus bisa menjaga kerahasiaan dan privasi informasi. Merjuga juga harus mengikuti berbagai kode etik profesional, serta menjaga sikap netral dan objektif dalam proses penerjemahan.

Baca Juga: 6 Tanda Kamu Butuh Healing

Skill yang Dibutuhkan oleh Interpreter

Interpreter
Image by storyset on Freepik

Jika kamu tertarik dengan profesi satu ini, ada beberapa skill atau keterampilan yang harus kami miliki sebagai berikut:

Skill Bahasa

Skill yang paling tentu saja kemampuan berbahasa yang mendalam dan luas, baik dalam bahasa sumber maupun bahasa target. Interpreter juga harus memiliki pemahaman yang kuat tentang grammar, kosakata, bahkan idiom yang biasa digunakan sehari-hari.

Kemampuan Mendengarkan dan Berbicara

Para interpreters juga harus memiliki skill mendengarkan (listening) dan berbicara (speaking) yang sangat baik. Skill mendengarkan juga meliputi kemampuan menangkap berbagai elemen non-verbal, seperti intonasi, nada, atau bahasa tubuh.

Di sisi lain, skill berbicara yang dibutuhkan yaitu kemampuan untuk berbicara dengan jelas, fasih, dan akurat.

Kecepatan Berpikir

Skill selanjutnya yang harus kamu miliki adalah kecepatan dalam berpikir. Skill ini sangat penting kamu miliki karena jika tidak, maka akan memberikan dampak negatif dalam proses penerjemahan atau bahkan, menimbulkan konflik yang sebelumnya tidak ada.

Pemahaman Budaya

Skill lain yang tak kalah penting yaitu pengetahuan yang mendalam tentang budaya terkait dengan bahasa target. Misalnya, interpreter bahasa Inggris harus bisa paham mengenai budaya atau nilai apa yang dipegang orang-orang yang berbahasa Inggris.

Selain budaya dan nilai, mereka juga harus memahami kebiasaan, norma, atau etika yang berlaku. Pengetahuan tentang budaya akan membantu para interpretes memahami konteks komunikasi agar terjemahan dapat lebih akurat.

Ketahanan Emosi

Terakhir, kemampuan mengendalikan emosi juga sangat penting bagi interpreters. Tak jarang mereka harus bekerja dalam situasi yang menegangkan atau menantang, misalnya negosiasi bisnis atau politik antar kelompok. Ketahanan emosi yang baik tentunya membantu mereka menjaga kualitas terjemahan.

Hanun Asyifa

Author Since: 4 July 2022

Leave Your Comment

id_ID