Warren Buffett: Sosok Inspiratif di Dunia Investasi!

Freelancers

Mengenal Warren Buffet, Sosok Inspiratif di Dunia Investasi!

Mengenal Warren Buffet, Sosok Inspiratif di Dunia Investasi!

Warren Buffett adalah salah satu sosok investor terkemuka yang menjadi panutan para investor lain, baik profesional maupun pemula. Tercatat sebagai orang terkaya ke-4 di dunia, Warren Buffett ternyata sudah menunjukkan ketertarikannya pada dunia seham dam investasi sejak muda.

Semuanya bermula ketika Buffett membaca buku berjudul One Thousand Ways to Make $1000. Ia pun berniat untuk tidak kuliah dan memulai bisnis. Sayangnya, ayahnya yang merupakan anggota kongres pada saat itu menentang keputusannya dan Buffett pun melanjutkan pendidikan di University of Pennsylvania.

Dua tahun kemudian, Buffett memutuskan pindah ke University of Nebraska-Lincoln dan meraih gelar Sarjana Administrasi Bisnis di sana. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan magisternya di Columbia University. Di universitas ini lah Buffett bertemu dengan sosok Benjamin Graham yang menjadi dosennya. Graham pun menjadi panutan Buffett pada masa muda.

Buffett memulai karirnya sebagai seorang wiraniaga investasi pada tahun 1951. Seiring berjalannya waktu, ia juga sempat menjadi analis di perusahaan Graham-Newman Corp dan pebisnis di perusahaan asuransi GEICO—semuanya masih berhubungan dengan dunia finansial.

Barulah pada tahun 1970, Warren Buffett menjadi CEO dan Direktur perusahaan Berkshire Hathaway Inc., perusahaan yang dijalankannya hingga saat ini. Dalam perkembangannya, Berkshire Hathaway sudah mengakuisisi saham perusahaan besar lainnya termasuk American Express, Dairy Queen, Helzberg Diamond, NetJets dan Kraft Heinz. Berdasarkan laporan bahwa jumlah kekayaan Warren Buffett saat ini mencapai USD 114,6 miliar.

Dalam berinvestasi, Warren Buffett ternyata memegang sejumlah prinsip utama. Mengutip dari Akselaran, ada tiga prinsip utama Warren Buffett dalam berinvestasi sebagai berikut.

Berinvestasi di Industri atau Perusahaan yang Anda Kenal

Mengenali industri atau perusahaan tempat kita berinvestasi adalah langkah awal yang tepat untuk memulai mengembangkan modal. Pastikan lakukan riset mendalam sebelum menanam modal di sektor tersebut.

Buat Daftar Kriteria sebelum Membeli Saham

Sebelum membeli saham, sebaiknya kita buat terlebih dahulu daftar kriteria yang dapat menguntungkan. Kriteria yang harus kita perhatikan meliputi jenis perusahaan, harga saham dan rata-rata rasio keuntungan dalam jangka waktu enam bulan terakhir.

Tentukan Waktu yang Tepat Menjual Saham

Buffett terkenal sebagai seseorang yang menyusun rencana dengan baik. Hal ini terbukti dari strateginya dalam mengelola keuntungan dari penjualan saham. Buffett selalu memahami kapan waktu yang tepat untuk menjual saham dan mendulang keuntungan investasi yang dijalankan.

Lakukan penjualan saham ketika perkembangan perusahaan tempat kita menanam modal sudah melenceng dari perkiraan keuntungan dan kriteria yang ditetapkan di awal.

Baca juga: 8 Keahlian yang Dibutuhkan bagi Digital Marketer

Admin

Author Since: 27 June 2022

Leave Your Comment

id_ID