Profesi Publicist: Definisi, Peran, dan Skill yang Dibutuhkan

Freelancers
Profesi Publicist: Definisi, Peran, dan Skill yang Dibutuhkan

Profesi Publicist: Definisi, Peran, dan Skill yang Dibutuhkan

Citra dan hubungan yang baik dengan masyarakat memainkan peran yang sangat penting dalam kesuksesan individu maupun organisasi. Salah satu cara agar mencapai tujuan tersebut adalah melalui bantuan seorang publicist. Secara singkat, profesi publicist merupakan seorang profesional yang bertugas untuk menghasilkan dan mengelola publisitas untuk berbagai pihak yang membutuhkan. Dalam artikel ini, Rumah Freelancer akan membahas tentang apa itu profesi publicist, serta peran dan tanggung jawabnya. Let’s check these out!

Apa itu Publicist?

Profesi Publicist
Image by storyset on Freepik

Publicist merupakan sebuah profesi yang berfokus pada manajemen hubungan media dan membangun citra yang positif bagi individu, perusahaan, atau organisasi. Orang yang bekerja dalam bidang ini bertugas untuk mengelola komunikasi antara klien atau organisasi dengan media, publik, dan pihak terkait lainnya.

Intinya, mereka harus memastikan pesan yang klien atau organisasi ingin sampaikan ke publik dengan cara yang efektif dan positif. Selain itu, mereka juga harus pintar merancang strategi komunikasi yang tepat, serta mengoordinasikan kegiatan media seperti wawancara atau pers conference.

Dalam hal ini, profesi publicist memang erat kaitannya dengan public relations (PR), namun, keduanya memiliki perbedaan. PR itu cakupannya lebih luas, sedangkan publicist adalah satu aspek dalam bidang PR yang fokus pada manajemen hubungan media dan citra (presence).

Siapa yang Membutuhkan Jasa Publicist?

Profesi Publicist
Image by Freepik

Profesi publicist biasanya dibutuhkan oleh pihak-pihak terkenal yang ingin meningkatkan visibilitas publik. Berikut adaah beberapa contohnya:

  • Selebriti dan Tokoh Publik: Aktor, musisi, atlet, penulis, dan tokoh publik lainnya seringkali membutuhkan profesional untuk mengelola hubungan media mereka, mengatur wawancara pers, dan mempromosikan proyek atau kegiatan mereka kepada publik.
  • Perusahaan dan Brand: Perusahaan, terutama yang beroperasi di sektor yang sangat kompetitif, membutuhkan profesional untuk mengelola citra merek mereka, menghasilkan liputan media yang positif, dan meningkatkan kesadaran publik terhadap produk dan layanan mereka.
  • Organisasi Nirlaba: Organisasi nirlaba, seperti lembaga amal, yayasan, atau LSM, juga membutuhkan jasa profesi publicist untuk memperluas dukungan publik, meningkatkan kesadaran terhadap misi dan tujuan mereka, serta menggalang dana dan relawan.
  • Event: Pihak yang mengorganisir peristiwa atau acara besar, seperti festival musik, konferensi, atau peluncuran produk, juga membutuhkan profesional untuk memastikan liputan media yang luas, menciptakan buzz, dan mengundang minat publik yang tinggi.

Tugas dan Tanggung Jawab Profesi Publicist

Profesi Publicist
Image by pressfoto on Freepik

1. Media Relations

Profesi publicist memiliki tanggung jawab utama dalam hal membangun dan menjaga hubungan yang baik antara klien dan media. Mereka harus mengidentifikasi jurnalis yang relevan dengan industri atau topik yang berkaitan dengan klien atau organisasi, mengirimkan rilis pers dan informasi terkait, serta menjalin komunikasi aktif dengan media. 

Hal tersebut bertujuan agar berita dan informasi tentang klien atau organisasi dapat diterima dengan baik oleh media dan disebarkan kepada publik.

2. Strategi Komunikasi

Selain itu, seorang publicist juga bertanggung jawab untuk merancang dan melaksanakan strategi komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan yang sesuai dengan keinginan klien atau organisasi kepada publik target. 

Mereka menganalisis audiens, memilih saluran komunikasi yang tepat (misalnya media cetak, televisi, radio, online), serta merancang konten yang menarik untuk menjangkau publik dengan cara yang efektif.

3. Wawancara dan Liputan Media

Wawancara dan liputan media merupakan hal penting dalam membangun citra tokoh. Maka, profesi publicist mengatur dan mengelola wawancara dengan media bagi klien atau tokoh penting dalam organisasi. 

Mereka membantu dalam persiapan sebelum wawancara, melatih klien dalam teknik wawancara, dan memastikan bahwa pesan kunci yang diinginkan disampaikan secara jelas dan efektif. Selain itu, publicist juga mengatur liputan media untuk acara atau kegiatan yang melibatkan klien atau organisasi.

4. Manajemen krisis

Tugas penting lainnya dalam profesi publicist adalah manajemen krisis. Ketika terjadi situasi krisis atau kontroversi yang melibatkan klien atau organisasi, mereka merespons dengan cepat dan strategis terhadap isu-isu yang muncul.

Tidak hanya itu, mereka juga akan memberikan pernyataan resmi kepada media, menjaga komunikasi terbuka dengan publik, dan berupaya meminimalkan dampak negatif terhadap citra dan reputasi.

5. Pemantauan Media

Terkadang, berita negatif bisa saja muncul dan merusak citra positif suatu pihak tertentu. Profesi publicist melibatkan pemantauan terhadap liputan media yang berkaitan dengan klien atau organisasi. 

Mereka mengumpulkan dan menganalisis artikel, laporan, atau komentar media tentang klien atau organisasi, serta memantau tren dan isu-isu terkini yang mungkin mempengaruhi citra mereka. Pemantauan media ini membantu publicist dalam merespons dengan tepat dan merencanakan strategi komunikasi yang sesuai.

6. Analisis dan Evaluasi

Last but not least, tugas publicist meliputi analisis dan evaluasi terhadap hasil kampanye komunikasi yang sudah dilakukan. Mereka melacak dan mengukur dampak dari upaya komunikasi, mengidentifikasi kesuksesan dan peluang perbaikan, serta memberikan laporan dan rekomendasi kepada klien atau organisasi.

Skill Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Profesi Publicist?

Jika kamu tertarik dengan profesi publicist, maka ada beberapa skill yang harus kamu miliki, yaitu:

Komunikasi

Profesi publicist mengharuskan seseorang untuk memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik, baik secara lisan maupun tulisan. Mereka harus dapat menyampaikan pesan dengan jelas, persuasif, dan efektif kepada berbagai pihak yang berbeda, termasuk media, klien, dan publik. Kemampuan menulis yang baik dibutuhkan untuk merancang rilis pers, artikel, dan materi promosi juga sangat penting.

Interpersonal Skill

Kemampuan untuk membangun dan menjaga hubungan yang baik dengan orang lain adalah kunci dalam profesi publicist. Para publicist harus memiliki skill interpersonal yang kuat untuk menjalin hubungan yang kuat dengan jurnalis, editor, klien, dan berbagai pihak terkait lainnya. Selain itu, ada juga skill dalam bernegosiasi, membangun kepercayaan, dan mempertahankan kerjasama yang saling menguntungkan.

Kreativitas

Publicist harus memiliki kreativitas dalam merancang kampanye komunikasi yang menarik dan inovatif. Mereka harus dapat memikirkan ide-ide yang unik untuk memperoleh perhatian media dan publik. 

Riset

Publicist perlu memiliki skill riset yang baik untuk memahami target audiens, tren media, dan isu-isu terkini yang relevan. Selain itu, mereka juga harus bisa mengumpulkan data dan informasi yang relevan, menganalisis hasil riset, dan menggunakannya dalam merancang strategi komunikasi yang tepat.

Problem-solving

Dalam profesi publicist, skill problem-solving merujuk pada berpikir cepat, mengatasi tantangan, dan menyelesaikan masalah yang muncul selama proses komunikasi. Mereka harus dapat menghadapi situasi yang tidak terduga dengan tenang, merumuskan solusi yang kreatif, dan mengambil tindakan yang tepat untuk meminimalkan dampak negatif.

Baca Juga: Mau Jago Menulis dalam Bahasa Inggris? Cek 5 Tips Ini!

Hanun Asyifa

Author Since: 4 July 2022

Leave Your Comment

id_ID